Monday, September 9, 2013

Penjelasan Dan Perbedaan Isnad, Musnid, Musnad


Dalam pembahasan sanad, terdapat tiga istilah yang berkaitan erat dengannnya, yaitu isnad, musnad, dan musnid.
  1. Isnad

Isnad, sebagaimana ditulis Mahmud Thohan dalam bukunya, Taisir Mustholah hadits mempunyai dua makna, yang pertama
عزو الحديث الى قائله مسندا
artinya mengasalkan hadits kepada orang yang mengatakan
Yang kedua adalah
سلسلة الرجال الموصلة للمتن
Artinya: Silsilah orang-orang yang menghubungkan hadits kepada matan.
Jika kita memperhatikan definisi kedua yang dijelaskan Mahmud Thohan, maka istilah isnad adalah murodif dari sanad.

       2. Musnid
Musnid, sebagaimana pendapat Jamaluddin Al-Qosimi adalah
أن المسند ((بكسر النون)) هو من يروي الحديث بإسناده سواء كان عنده علم به أو ليس له إلا مجرد روايته

Artinya: Musnid adalah seseorang yang meriwayatkan hadits dengan sanadnya, baik dia mengerti apa yang diriwayatkannya atau tidak.
       Berdasarkan penjelasan Jamaluddin al-Qosimi tentang musnid, maka derajat musnid lebih rendah dari muhaddits, hafid, dan hakim. Karena secara definitif, al-muhadits adalah seseorang yang menyibukan dirinya dengan mempelajari ilmu hadits, baik hadits diroyah atau hadits riwayah serta mempunyai pengetahuan mendalam tentang berbagai riwayat dan derajat rawinya. Adapun al-hafid secara definitif memiliki dua arti, yang pertama adalah menurut mayoritas ulama hadits bahwa al-hafid adalah murodif dari al-muhaddits; yang kedua adalah bahwa derajat al-hafid lebih tinggi dari al-muhadddits berdasarkan bahwa pengetahuannnya tentang berbagai thobaqot, tingkatan rawi lebih banyak dari yang tidak diketahuinya. Sedangkan al-hakim menurut sebagaian ulama adalah seseorang yang menguasai mayoritas hadits riwayah dan diroyah.

       3. Musnad
Adapun definisi musnad secara etimologi adalah isim maful dari sanada yang bermakna menyandarkan sesuatu. Sedangkan secara terminlogi adalah,
المسند: الذي اتصل سنده إلى رسول الله
المسند: كتاب الحديث الذي يرتب الاحاديث على حسب أسماء الصحابة مرفوعة للرسول، ومنه مسند الامام أحمد
Pertama bermakna hadits yang sanadnya bersambung sampai Rasul saw.
kedua, berarti nama satu kitab hadits yang ditulis berdasarkan tartib nama-nama para sahabat rawi hadits, seperi kitab Musnad Imam Ahmad.
untuk mengetahui tingkatan sanad hadits bisa dilihat disini
READ MORE - Penjelasan Dan Perbedaan Isnad, Musnid, Musnad belajar komputer
Friday, August 30, 2013

Pengertian Takhrij al-Hadits dan Metode Takhrij Hadits


Tahrij al-Hadis       
1)         Pengertian Takhrij al-Hadits
Secara bahasa takhrij berarti penyatuan dua hal yang saling bertentangan. Selain itu takhrij juga bisa memiliki arti sama dengan al-istinbath, al-tadrib, dan al-taujih. Maknanya juga bisa dari makna al-ikhraj yang sama dengan al-ibraz dan al-idzhar. Adapun secara terminology ilmu hadits takhrij adalah menunjukkan keberadaan suatu hadits di dalam kitab-kitab yang merupakan sumber utama hadits dengan mencantumkan sanad, kemudian menjelaskan tingkatan-tingkatanya ketika
READ MORE - Pengertian Takhrij al-Hadits dan Metode Takhrij Hadits belajar komputer
Monday, January 14, 2013

jokowi dan Car Free Night


Orang nomer 1 DKI ini sudah sering menjadi pemberitaan media massa, pasalnya dengan gaya kampanye yang beda dan cara bekerja yang beda jokowi berusaha mengatasi berbagai masalah akut di jakarta. Masalah-masalah tersebut sudah menjadi langganan setiap saat seperti macet dan banjir. Masyarakat jakarta tentu berharap banyak kepada mantan gubernur solo ini untuk mengatasi problem-problem tersebut.
Alih-alih membereskan masalah tersebut jokowi
READ MORE - jokowi dan Car Free Night belajar komputer
Thursday, December 13, 2012

Bingung Menghilangkan Readmore Otomatis, Ini Jawabannya

Banyak blogger yang membahas tentang cara membuat read more otomatis. Dan kebanyakan template sekarang sudah ada fitur read more otomatis. Nah sekarang kebalikannya, kali ini saya akan membahas bagaimana cara menghapus/menghilangkan read more otomatis. Cara ini mungkin sangat di perlukan jika sobat ingin membuat sebuah blog Company Profile yang tidak membutuhkan read more karena halaman depan harus full posting.



1.Login ke Blogger kemudian klik Rancangan => Edit HTML.
Jangan lupan ceklist < Expand Template Widget>.  



2.Kemudian cari kode read more yang sama atau hampir sama seperti berikut:


<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<div expr:id='&quot;summary&quot; + data:post.id'><data:post.body/></div>
<script type='text/javascript'>createSummaryAndThumb(&quot;summary<data:post.id/>&quot;);
</script>
<span class='rmlink' style='float:right;padding-top:20px;'>
<a expr:href='data:post.url'>&#187;&#187;&#160;&#160;READMORE...</a></span>
</b:if>
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'><data:post.body/></b:if>



3.Kemudian hapus tulisan READMORE dan ganti script read more yang berwarna merah di atas dengan kode <data:post.body/> atau   <p><data:post.body/></p>.


4.Kemudian cari kode yang mirip seperti berikut ini:


<script type='text/javascript'> var thumbnail_mode = &quot;no-float&quot;;  
summary_noimg = 430 
summary_img = 340 
img_thumb_height = 100; 
img_thumb_width = 120; </script>
Setelah ketemu Anda hapus kode yang berwarna merah seperti di atas. 




5.Setelah itu Save Template dan hasilnya nanti postingan akan full posting tanpa terpotong readmore, seperti pada template klasik blogger.

READ MORE - Bingung Menghilangkan Readmore Otomatis, Ini Jawabannya belajar komputer
Wednesday, December 12, 2012

Pembagian Tingkat Sanad Sebuah Hadits


ulama hadits membagi atau mengklafikasikan tingkatan sanad menjadi tiga bagian tingkatan yaitu:‎
a. As-shohhul Asanid (sanad yang paling sahih)‎
berdasarkan perbedaan derajat hadits sahih bila ditinjau dari terpenuhinya secara ‎sempurna seluruh syarat-syarat hadts sahih lebih spesifiknya dalam kajian sanadnya, maka ‎Ibnu Sholah menolak adanya kalim istilah ashohhul asanid  secara mutlak tanpa di baatasi ‎dengan sifat tertentu, seperti ashohhul asanaid menurut Abu Hurairah r.a. atau dikhusskan ‎pada tempat tertentu, sperti ashahul asanid dari penduduk madinah, atau dikhususkan ‎apada masalah tertentu, ketika akan menilai matan suatu hadits, misalnya ashohhul asanid ‎dalam bab sholat atau yang lainnya.‎
Namun pendapat Ibnu Sholah ini ditentang oleh
READ MORE - Pembagian Tingkat Sanad Sebuah Hadits belajar komputer
Tuesday, December 11, 2012

Pengertian, Pembagian dan Contoh Hadits Hasan


‎3.‎ Pengertian, Pembagian dan Contoh Hadis Hasan
Dinamakan dengan hadis hasan karena ulama ahli hadis berbaik sangka ‎terhadap rawinya ‎. Orang pertama kali yang terkenal menggunakan terminologi ‎ini adalah adalah Imam al-Tirmidzi. Hadis hasan menurut Ibn Hajar adalah hadis ‎yang sanadnya bersambung, tidak ditemukan adanya cacat dan juga syadz serta ‎diriwayatkan oleh rawi yang adil namun tingkat ketsiqahannya tidak sempurna.‎
Menurut Ibnu Taymiyah hadis hasan termasuk dalam kategori da'if. Karena ‎beliau hanya mengklasifikasikan hadis menjadi dua, shahih dan
READ MORE - Pengertian, Pembagian dan Contoh Hadits Hasan belajar komputer

Pengertian dan Pembagian Hadits Shahih Berikut Contohnya


Hadis shahih adalah hadis yang sanadnya bersambung, diriwayatkan oleh rawi ‎yang tsiqah ‎, dan terselamatkan dari syadz dan tidak ada cacat atau kekurangan ‎. ‎
Dari pengertian ini dapat kita ambil kesimpulan bahwa kriteria hadis shahih  ‎adalah:‎
a.‎ Sanadnya bersambung (ittishal al-sanad) artinya rawi pertama hingga rawi ‎terakhir bersambung di dalam
READ MORE - Pengertian dan Pembagian Hadits Shahih Berikut Contohnya belajar komputer

Pengertian Sanad Hadits


1. Pengertian sanad ‎
Secara etimologi sanad adalah ‎السَّنَدُ ما ارتَفَعَ من الأَرض في قُبُل الجبل أَو الوادي‎, bagian bumi atau ‎jurang yang menonjol. Bentuk jamaknya adalah ‎أَسْنادٌ‎.‎ ‎ Atau juga bisa dikatakan dengan ‎al-mu’tamad, sesuatu yang dipegangi dengan kuat.‎
Sedangkan pengertian sanad secara terminologi menurut Mahmut Thohan adalah
سلسلسة الرجال الموصلة للمتن
Silsilah orang-orang yang menghubungkan kepada matan hadits.‎ Yang dimaksud dengan ‎silsilah orang-orang adalah rentetan rowi mulai yang pertama sampai yang terakhir ‎bersambung kepada Rasul s.a.w. Jadi pengertian sanad ini adalah dilihat dari
READ MORE - Pengertian Sanad Hadits belajar komputer
Monday, December 10, 2012

Tiga unsur Penting (Sanad, matan, dan Mukarij) Hadits

sebuah teks dikatakan hadits apabila mempenuhi beberapa kriteria, adapun kriteria hadits tersebut harus memiliki 3 (tiga) unsur penting. unsur penting tersebut adalah sanad, matan, dan mukharij hadits. tanpa ketiga unsur tersebut sebuah teks tidak bisa dikatakan lagi sebagai hadits
‎1.‎    Unsur-unsur Hadis
Hadis bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri tanpa ada hal-hal yang berkaitan ‎dengannya. Suatu hadis tidak terlepas dari beberapa unsur yang terkandung di ‎dalamnya. Tanpa unsur-unsur tersebut, maka status dan validitas suatu hadis patut ‎untuk dipertanyakan. Beberapa unsur yang menjadi pertimbangan untuk menilai ‎keShahihan sebuah hadis itu ada tiga, yaitu matan, sanad, dan mukharrij.‎
a.‎    Matan ‎
Matan secara bahasa adalah penguat atau teks. Secara istilah adalah
READ MORE - Tiga unsur Penting (Sanad, matan, dan Mukarij) Hadits belajar komputer

Alasan (Hujjah) Hadits dijadikan sebagai sumber hukum islam

bagi orang islam atau kaum muslim posisi hadits sangatlah penting disini saya mau berbagi tentang dalil kehujjahan hadits atau alasan hadits dijadikan sebagai landasan berhukum di agama islam

Dalil-Dalil Kehujjahan Al-Hadts
a.‎    Al-Quranul karim
    Dalam banyak ayat Allah s.w.t. mewajibkan seluruh umat Islam untuk taat dan patuh ‎kepada Nabi s.a.w., Dia menjadikan ketaatan kepada Nabi s.a.w. sebagai barometer ‎ketaatan kepada-Nya dan memerintahkan umat Islam mengembalikan perselisihan di ‎antara mereka kepada hukum-Nya dan rasul-Nya; Dia juga tidak menjadikan pilihan ‎selain hukum-Nya dan Rasul-Nya bagi kaum muslimin, sebagaimana Dia
READ MORE - Alasan (Hujjah) Hadits dijadikan sebagai sumber hukum islam belajar komputer